Ledakan Emosi dan Energi di Pertunjukan Here Comes The Sun

SHAREEVENT.ID-Sabtu malam jelang perayaan Idul Adha (10/9/2019), kurang lebih seribu orang berkumpul di sebuah venue bernama Studio Palem Kemang. Di tempat tersebut, sebuah label musik bernama Sun Eater mengadakan hajatan perdananya dengan maksud memperkenalkan seluruh line up talentnya. Hajatan tersebut bertajuk, Here Comes The Sun.

Mulai pukul jam 3 sore penonton berdatangan menukar tiket dan berburu merchandise.
Tepat pukul 5, acara dimulai dengan talkshow berjudul ‘Music & Social Media Nowadays:
Humour, Jokes, and Memes’ yang membahas fenomena media sosial di dunia musik
bersama Iksal Rizqi (manager The Panturas) dan Noorcahyo Irianto (Music On Friday).
Selepas maghrib, pukul 18.30 Aldrian Risjad, roster Sun Eater yang paling muda,
diperkenalkan ke publik dan memainkan setnya. Dibuka dengan Premature, single yang
akan dirilis dalam waktu dekat, Aldrian memainkan set yang kental dengan aura rock vintage di lagu-lagunya. Di pertengahan set, Aldrian mengajak Agatha Pricilla masuk ke panggung dan memainkan lagu Jerusalem milik .Feast. Sebagai penutup Aldrian Risjad menggeber single debutnya yang berjudul Milk Candy.

Selepas Aldrian, video manifesto Sun Eater diputar. Emosi penonton dan performer
mendadak sedikit mengharu biru. Tiba-tiba ledakan energi terjadi di Studio Palem Kemang saat sirine dari intro lagu Kami Belum Tentu dimainkan oleh .Feast X Mothern. Dilanjut dengan lagu Survivor milik Mothern yang dimainkan juga oleh .Feast. Set berikutnya Mothern memainkan lagu Schitzo, dilanjutkan dengan set minimalis Berita Kehilangan milik .Feast yang menyisakan Baskara dan Agatha Pricilla diiringi oleh Tristan Juliano (piano) dan Odhi (saxophone) di panggung. Set ini ditutup dengan Mothern memainkan lagu Circles dibantu oleh Agatha Pricilla, lagu ini juga akan dirilis dalam waktu dekat. Berturut-turut Dalam Hitungan, Terang Hitam, dan Peradaban dimainkan. Lalu penonton dibawa masuk ke penghujung set .Feast X Mothern, tiba-tiba para Kelelawar meminta Camkan dimainkan. Feast tidak mau mengecewakan penonton, Camkan pun berkumandang. Dilanjut dengan Drastic milik Mothern dimana Bodat ikut bernyanyi dan keluar dari singgasana drumnya. Set.Feast X Mothern ditutup dengan lagu Kelelawar yang dilanjut dengan lagu pamungkas, Sectumsempra. Penampilan .Feast X Mothern dibantu oleh Natasha Udu, Zakari Danubrata, Dion Mashiro, dan Andryan Duta..Feast dan Mothern turun panggung, penonton diberikan jeda 30 menit hingga Hindia naik panggung. Dibuka dengan lagu Secukupnya, dilanjutkan dengan Jam Makan Siang yang menampilkan Matter Mos. Kemudian berturut-turut Tinggalkan Disana dan Belum Tidur dimainkan. Di sepanjang set, Hindia juga dibantu oleh Natasha Udu, Enrico Octaviano, Wisnu Ikhsantama W., Tristan Juliano, dan Rayhan Noor. Di tengah set Hindia memberikan kesempatan kepada Rayhan Noor membawakan lagu miliknya yang berjudul ‘I’ll be Around’.

Agatha Pricilla kembali masuk ke panggung dan membawakan Tidak Ada Salju di Sini.
Evaluasi menjadi lagu penutup dan semua performer serta jajaran Sun Eater naik ke atas
panggung. Suasana mengharu biru. Semua berpelukan. Begitu juga di bagian penonton.
Tepuk tangan dan ucapan selamat dari penonton dan teman-teman diiringi kertas confetti yang bertaburan. Here Comes The Sun menjadi sebuah pencapaian untuk sebuah mimpi yang cukup besar bagi sebuah label musik independen yang baru saja memulai perjalanannya di industri musik. “Sebenarnya Here Comes the Sun dibuat karena emang mau ngasih tau ke orang-orang siapa saja isi keluarga besar Sun Eater. Setelah selesai, awalnya ga nyangka antusias orang-orang dateng ke acara ini sebegitu besarnya, yang bikin gue semakin senang lagi melihat ekspresi orang-orang yang melihat pertunjukan itu bermacam-macam. Ada ekspresi yang nangis, ketawa, bahkan sepanjang set senyum bahagia seakan menikmati semua ambience disekitar itu yang priceless rasanya rasa capek yg udah dikerjakan langsung terbayar. Sun Eater sendiri bukan cuma artist management atau record label biasa, Sun Eater beserta rosternya sudah seperti rumah kedua yang isinya bersama kakak adik yang sama-sama belajar bareng. Bikin rumah ini terasa nyaman walaupun berbeda pendapat. That’s what happens when you put your heart to the work you’re doing.” Tutup Rifanda Putri selaku ketua acara Here Comes The Sun.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.

FOLLOW US ON